Manfaat dan Cara Menerapkan Metode Time Blocking

Untuk kamu yang ingin menghindari kerja lembur atau kerja melebihi jam kantor, yuk coba terapkan metode time blocking berikut ini. Cara menerapkannya gampang banget kok.

Metode time blocking atau yang biasa dikenal dengan monotasking adalah metode yang digunakan ketika kamu memblokir waktu selama beberapa menit atau jam untuk fokus mengerjakan suatu tugas atau pekerjaan. Sebenarnya metode time blocking tidak hanya bisa diaplikasikan untuk kamu yang sudah bekerja, tapi juga mahasiswa atau siswa sekalipun.

Manfaat melakukan metode time blocking

Metode time blocking memiliki beberapa manfaat yang sayang banget untuk kamu lewatkan, yaitu:

1. Lebih bijak mengatur waktu

Jika selama ini kamu termasuk orang yang sangat susah untuk mengatur waktu dan kurang disiplin. Metode time blocking benar-benar merupakan cara yang sangat tepat untuk membantumu belajar mengatur waktu dengan bijak.

2. Mengurangi sedikit sikap perfeksionis

Sikap perfeksionis memang sangat baik untuk diterapkan. Namun jika dilakukan secara berlebihan, hal ini justru bisa membuatmu mudah stres dan jenuh. Melakukan metode time blocking juga seolah mengajarkanmu untuk tidak perlu bersikap terlalu perfeksionis. Karena saat menerapkan metode time blocking, kamu disarankan untuk tidak bekerja setelah waktu yang ditentukan, meskipun mungkin pekerjaan yang dilakukan belum sempurna. Nanti di waktu yang lain kamu baru bisa kembali mengerjakan pekerjaan yang sempat dilakukan.

3. Impian lebih cepat tercapai

Tidak bisa dipungkiri memang, salah satu manfaat utama menerapkan metode time blocking adalah impian yang sedang kamu perjuangkan menjadi lebih tercapai. Hal ini karena saat menerapkan metode time blocking, kamu hanya fokus mengerjakan satu hal dengan baik tanpa membuang waktu sama sekali. Sehingga kamu bisa punya waktu untuk melakukan hal lain untuk membantumu mengejar impian.

4. Meningkatkan produktivitas

Salah satu cara paling mudah untuk meningkatkan produktivitas adalah dengan menerapkan metode time blocking. Karena saat menerapkan metode time blocking kamu biasanya relatif memiliki waktu luang lain yang bisa digunakan untuk mengerjakan pekerjaan lain. Tidak ada salahnya juga jika waktu senggang yang dimiliki kamu gunakan untuk mengikuti pelatihan kerja. Hal ini tentunya akan sangat membantumu meningkatkan karir.

Cara menerapkan metode time blocking

Metode time blocking atau metode memblokir slot waktu pada dasarnya sangat berguna untuk kamu yang sedang kerja di dari rumah atau work from home, namun metode ini juga cocok dipraktikkan saat kamu sedang kerja di kantor. Saat kerja di kantor, metode ini bisa bermanfaat untuk mengurangi risiko kamu melakukan lembur hanya karena ada kerjaan yang belum selesai.

Beberapa cara melakukan time blocking yang bisa kamu praktikkan, yaitu:

1. Buat skala prioritas

Cara pertama yang bisa kamu lakukan adalah menentukan skala prioritas. Misalnya dalam seminggu ada 10 desain yang harus dikerjakan dan 5 desain yang harus di revisi. Maka tidak ada salahnya jika kamu memilah dahulu berapa desain yang harus diselesaikan setiap harinya. Selain itu, tentukan juga pekerjaan mana yang mendesak dan perlu dikerjakan setiap harinya.

2. Tentukan durasi waktu yang ingin di blokir

Setelah itu, jangan lupa untuk menyusun durasi dan pemblokiran waktu. Misalnya satu desain bisa kamu kerjakan dalam waktu 2 jam. Jadi jika kamu ingin mengerjakan 2 desain setiap hari, maka sisihkan waktu sebanyak 4 jam untuk fokus bekerja. Selain menentukan durasi waktu untuk bekerja, tentukan juga daftar pekerjaan lain yang ingin dikerjakan dan berapa durasi yang diperlukan untuk mengerjakan suatu hal.

Misalnya dalam satu hari, kamu harus ibadah, membalas email, makan, membereskan kamar, olahraga, dan mencuci baju. Tulis daftar kegiatan dan pekerjaan yang ingin dikerjakan dalam satu hari di selembar kertas, lalu letakkan kertas tersebut di tempat yang sering kamu lihat, misalnya di meja kerja atau di meja samping tempat tidur. Ssst, bila memungkinkan jangan lupa juga untuk menyisihkan waktu untuk sekedar bersantai ya karena hal ini akan sangat bermanfaat untuk mencegah stres.

Durasi waktu setiap orang bisa berbeda-beda, ada yang satu jam, dua jam, dan bahkan empat jam.  Selain itu, kamu juga bisa menentukan sendiri mau bekerja di pagi, siang, sore, atau malam hari, karena setiap orang memiliki waktu bekerja masing-masing. Intinya tentukan durasi waktu dan waktu mengerjakan suatu pekerjaan sesuai dengan keinginan diri kamu sendiri.

3. Disiplin dengan jadwal yang sudah ditentukan

Kunci utama kesuksesan melakukan metode time blocking adakah konsisten dan disiplin dengan jadwal yang sudah dibuat. Karena ketika satu kali kamu dah tidak konsisten melakukan hal yang sudah ditentukan, maka metode time blocking tidak bisa berjalan dengan lancar. Jika dalam satu hari tiba-tiba ada kegiatan mendesak yang perlu dilakukan, misalnya menjenguk teman yang sakit atau bertemu saudara jauh, kamu disarankan untuk mengerjakan waktu bersantai untuk mengerjakan pekerjaan tersebut.

4. Fleksibel dengan waktu dan jadwal yang ditentukan

Meskipun kamu sudah menetapkan jadwal pekerjaan yang ingin dikerjakan dalam satu hari, jangan ragu juga untuk tetap fleksibel ya. Misalnya saja jika kamu telah menyusun jadwal kerja dari 10.00-12.00 untuk mengerjakan satu desain, tapi tiba-tiba manajer meminta kamu untuk rapat, kamu harus fleksibel dan meninggalkan pekerjaan itu sementara. Oleh karena itu, saat menentukan jadwal time blocking ada baiknya juga kamu menyisipkan waktu kosong. Waktu kosong itu bisa kamu gunakan untuk mengerjakan pekerjaan lain yang tampak lebih mendesak.

Pada awalnya metode time blocking mungkin terlihat cukup sulit untuk dilakukan. Namun, jika kamu tetap konsisten menjalankan metode ini. Maka sebaliknya, metode ini akan terasa sangat membantu kamu mengerjakan tugas dan meningkatkan produktivitas kerja.

 

Artikel Terkait