6 Tips Belajar Ketika Mengikuti Semester Pendek

Semester pendek akan segera tiba. Nah, agar kamu nantinya bisa mengikuti semester pendek dengan sebaik mungkin dan bisa mendapatkan nilai yang bagus, simak dulu yuk tips belajar ketika mengikuti semester pendek di bawah ini.

Semester pendek adalah program perkuliahan singkat yang dilaksanakan pada jeda diantara semester genap dan semester ganjil setiap tahunnya. Program perkuliahan ini biasanya dilaksanakan pada bulan Juli-September atau Desember-Februari. Hal ini bisa berbeda-beda tergantung dari kebijakan universitas masing-masing. Beberapa jurusan di kampus bahkan ada juga yang tidak mengadakan program kuliah semester pendek. Semester pendek biasanya dilaksanakan dengan durasi 1-3 bulan

Ragam hal yang perlu dipertimbangkan sebelum menjalani semester pendek

Universitas biasanya tidak mewajibkan semua mahasiswanya untuk menjalani semester pendek, karena umumnya kuota untuk menjalani semester pendek juga terbatas. Jika kamu juga sebenarnya tidak terlalu wajib mengikuti semester pendek ada baiknya kamu mempertimbangkan dulu dengan sangat matang.

Hal ini bermanfaat agar kamu tidak mengurangi jatah mahasiswa lain yang benar-benar butuh mengikuti program semester dan mencegahmu mengalami stres. Karena tidak bisa dipungkiri untuk beberapa mahasiswa, semester pendek cukup berat untuk dijalani. Beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan sebelum mengambil kuliah semester pendek, yaitu:

  • Apa alasan mendasar yang membuatmu ingin mengikuti semester pendek? Jangan sampai hanya kamu mengikuti semester pendek hanya karena ikut-ikutan teman.

  • Apakah kamu sudah siap untuk mengurangi durasi istirahat, pulang kampung untuk bertemu dengan keluarga, mengikuti kegiatan organisasi, atau sekedar bermain dengan teman ketika mengikuti semester pendek?

  • Apakah kamu siap mengeluarkan duit lebih banyak untuk mengikuti semester pendek? Karena beberapa universitas mewajibkan untuk membayar biaya kuliah saat mengikuti semester pendek.

  • Apakah kamu benar-benar siap untuk kuliah di saat teman-temanmu yang lain sedang berlibur?

Jika sebagian besar jawaban kamu atas pertanyaan di atas adalah “ya”, berarti kamu sudah benar-benar siap mengikuti semester pendek. Namun, kalau jawaban kamu sebagian besar “tidak” dan kamu ternyata hanya mengikuti semester pendek hanya karena ikut-ikutan teman, ada baiknya kamu mengurungkan niat atau mempertimbangkan hal lain untuk mengikuti semester pendek.

Tips belajar ketika mengikuti semester pendek

Semester pendek biasanya diikuti oleh mahasiswa karena berbagai alasan, seperti ingin memperbaiki nilai dengan mengulang mata kuliah, mengulang mata kuliah yang tidak lulus, atau karena ingin cepat menghabiskan SKS agar bisa lulus dengan cepat. Apapun alasannya, semester pendek biasanya dilakukan karena ingin mendapatkan nilai mata kuliah yang bagus. Karena meskipun dilaksanakan dengan durasi yang singkat, di akhir semester pendek mahasiswa tetap harus mengikuti ujian akhir semester, seperti mengikuti program kuliah pada umumnya.

Nah, agar kamu bisa mendapatkan nilai yang bagus dan menjalani program semester pendek dengan baik, yuk simak dulu beberapa tips belajar saat mengikuti program semester pendek di bawah ini:

1. Atur jadwal belajar

Hal pertama yang perlu kamu lakukan saat belajar untuk semester pendek adalah mengatur jadwal belajar dan materi pelajaran yang akan dipelajari setiap harinya. Caranya dengan menuliskan maksimal tiga mata kuliah yang akan dipelajari setiap harinya beserta jamnya. Tuliskan jadwal belajar di selembar kertas setelah itu tempelkan di meja belajar. Jangan lupa juga untuk mematuhi jadwal belajar yang sudah kamu buat ya.

2. Batasi mengikuti kegiatan organisasi

Seperti yang telah disebutkan di atas, saat mengikuti semester pendek kamu harus bisa rela membatasi diri untuk mengikuti kegiatan organisasi. Karena waktumu akan banyak tersita untuk kuliah dan belajar.

3. Ciptakan suasana belajar yang senyaman mungkin

Meskipun terlihat sederhana, menciptakan suasana belajar yang kondusif dan senyaman mungkin ternyata sangat bermanfaat untuk meningkatkan fokus dan memudahkanmu untuk bisa memahami materi pelajaran dengan baik. Cara menciptakan suasana yang nyaman untuk belajar bagi setiap orang bisa berbeda. Namun, umumnya suasana belajar yang nyaman bisa diciptakan dengan membersihkan meja belajar dari semua barang yang tidak akan menunjang proses belajar. Selain itu, bila perlu kamu juga bisa menggunakan air humidifier atau alat penjernih udara agar udara kamar menjadi lebih segar.

4. Mendengarkan musik saat belajar

Mendengarkan musik saat belajar ternyata bisa bermanfaat untuk membuat tubuh dan pikiran lebih rileks, sehingga secara tidak langsung prestasi belajarmu juga akan meningkat. Karena kamu bisa menjadi lebih mudah memahami materi pelajaran. Jadi, gak ada salahnya jika mulai sekarang kamu belajar sambil mendengarkan musik favorit. Namun, hal ini hanya bisa diterapkan saat kamu sedang belajar sendiri ya. Jika kamu tidak suka mendengarkan lagu, kamu bisa alunan suara alam di aplikasi handphone.

Namun, jangan memaksakan diri untuk mendengarkan musik saat belajar jika kamu tidak suka ya. Karena pada dasarnya setiap mahasiswa memiliki kebiasaan masing-masing.

 

5. Non aktifkan media sosial

Tidak bisa dipungkiri media sosial bisa menjadi hal yang sangat mengganggu fokus saat belajar. Oleh karena itu, berusahalah untuk disiplin dan menonaktifkan media sosial saat belajar selama beberapa jam. Bila perlu kamu juga bisa menghapus media sosial selama beberapa jam di gadget dan saat waktu istirahat tiba kamu baru bisa kembali membuka media sosial.

Namun, di sisi lain media sosial juga bisa menjadi reward atau hadiah yang diberikan pada diri sendiri. Misalnya saja jika kamu berhasil fokus belajar pengantar linguistik selama 2 jam dan memahami semua materi dengan baik maka tidak ada salahnya jika kamu menghadiahi diri sendiri dengan membuka media sosial selama 15 menit. Karena hal ini bisa bermanfaat untuk meningkatkan semangat belajar.

6. Istirahat secara rutin

Pikiran dan tubuh perlu istirahat secara rutin lho. Jadi, di sela-sela belajar gak ada salahnya kok kamu mengambil jeda untuk sekedar istirahat dengan membuka media sosial atau membaca komik kesukaan. Namun, batasi durasinya ya jangan sampai waktu istirahat yang kamu lakukan terlalu lama. Idealnya istirahat dilakukan selama 5-10 menit, setelah belajar selama kurang lebih 35 menit.

 

Nah itu tadi beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum mengikuti semester. Jika kamu sudah yakin untuk mengikuti program kuliah semester pendek, jangan lupa juga untuk menerapkan tips belajar seperti di atas ya.

 

Referensi

https://fremont.edu/8-effective-study-tips-for-college-students/

https://post.edu/blog/six-proven-successful-study-tips-for-college-students/

https://www.lawinsider.com/dictionary/short-semester 

Artikel Terkait